Bioinformatika

Bioinformatika merupakan sebuah hasil penerapan ilmu komputer pada bidang biologi molekular. Bioinformatika pertama kali diperkenalkan oleh Paulien Hogeweg dan Ben Hesper pada tahun 1978 untuk studi proses informasi pada sistem biotik. Kegunaan utama dari bioinformatika ini sejak tahun 1980an terletak pada bidang genomic dan genetika, khususnya pada bagian genomik yang melibakan pengurutan DNA dalam skala besar. Bioinformatika sekarang berfungsi untuk pembuatan dan pengembangan basis data, algoritma, komputasi dan teknik stastika dan teori untuk menyelesaikan masalah yang timbul dari analisa data biologis. Aktifitas yang biasanya dilakukan pada bioinformatika termasuk pemetaan dan analisa urutan DNA dan protein, meluruskan urutan DNA dan protein yang berbeda untuk dibandingkan dan dibuat model 3-D dari struktur protein tersebut.

Tujuan utama bioinformatika adalah untuk meningkatkan pemahaman proses biologi. Yang membedakan bioinformatika dengan pendekatan yang lain adalah bioinformatika berfokus pada pengembangan dan penerapan ilmu komputer (seperti., pengenalan pola, data mining, algoritma dan visualisasi) untuk mencapai tujuan tadi. Riset-riset utama pada bioinformatika antara lain, sequence alignment, gene finding, genome assembly, pembuatan obat, penemuan obat, pengelompokan struktur protein, prediksi struktur protein, prediksi expresi gen dan interaksi protein, studi yang berhubungan dengan genom dan modeling evolusi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: